Sakit hati memang menyakitkan, tetapi ada lagi yang lebih sangat menyakitkan jika organ hati anda yang sakit. Jika hati mengalami gangguan,pasti butuh penanganan medis yang tepat, pengobatan dan perawatan yang semestinya. Karena itu, sebelum hati tidak berfungsi dengan noral, maka antisipasilah sejak dini.

Penyebab Kerusakan Hati

1. Kualitas dan Kuantitas Tidur yang Buruk

Pada dasarnya, siklus tidur manusia sudah diatur alam. Malam untuk tidur dan siang untuk beraktivitas. Tapi perubahan zaman sering membuat kualitas dan kuantitas tidur menjadi rusak. Perubahan ini bisa mengganggu liver. Untuk mengurangi risiko manusia dianjurkan 8 jam sehari, tidur pada pukul sembilan malam dan bangun pada pukuk lima pagi.

2. Tidak BAB Setiap hari

Buang air besar (BAB) sebaiknya dilakukan setiap hari, kalau kotoran tidak dibuang, maka racun bisa terserap lagi, sementara racun tersebut disaring di dalam hati. Sarannya, usahakan BAB setiap hari terutama pada pagi hari.

3. Pola Makan yang Berlebihan

Setiap makanan yang kita makan akan diserap oleh hati dan diubah menjadi energi. Jika terlalu banyak makan, maka kerja hatipun penuh ekstra. Karena tugas hati sudah berat,ada baiknya hati tidak dipaksa bekerja terlalu berat.

4. Terlalu banyak Obat-obatan

Hampir semua makanan maupun obat-obatan melewati hati, kecuali obat yang dimasukan melalui suntikan, karena itu obat-obatan harus dikonsumsi dengan dosis yang disarankan. Jika berlebihan, hati tidak mampu menampung.

5. Kurangi Minyak Goreng

Sedapat mungkin kurangi makanan yang berbau minyak goreng. Jangan mengkonsumsi makanan yang digoreng bila kita dalam keadaan penat/pusing, karena ketika itu kerja hati sudah berat, kecuali dalam kondisi yang fit.

6. Makanan Mentah dan Sangat matang

Tidak semua makanan mentah tidak baik, contohnya sayuran dan buah-buahan (terutama yang organik). Sementara masakan yang terlalu matang, kehilangan sebagian nutrisinya dan telah mengalami oksidasi yang tinggi sedangkan hati harus tetap bekerja, tanpa mendapat nutrisi yang cukup. Maka dari itu disarankan makanan dimasak hingga 3/5 matang.

KERUSAKAN HATI

Kerusakan hati terjadi jika hati mengalami infeksi, terluka, terpapar serta obat-obatan dan racun, serta tidak berfungsi sebagai detoks. Lambat laun kerusakan itu bisa menyebabkan hepatitis, sirosis (pengerutan hati), pengerasan hati, perlemakan hati (fatty liver), dan akhirnya bisa menuju kanker hati.

MAKANAN YANG MEMANJAKAN HATI

Makanan yang mengandung vitamin K adalah sayur berdaun hijau dan taoge. Vitamin K ini membantu hati mendetoksifikasi ammonia, yang merupakan sampah dari metabolisme protein. Vitamin ini terkandung dalam polong-polongan seperti buncis, kacang hijau, gandum dan biji-bijian.

  1. Selenium

Sumbernya dari kacang Brazil, ragi bir, kelapa, beras merah, makanan dan laut, gandum bawang merah dan bawang putih.

  1. Metionin

Metionin ini berfungsi untuk detoksifikasi dan terdapat pada polong-polongan, telur, ikan, bawang putih, bawang merah, dan daging.

  1. Asam lemak esensial

Asam lemak esential ini menyehatkan membran di setiap sel tubuh yang bisa berdampak kesehatan fungsi hati . Terdapat pada seafood, minyak hati ikan kod, dan minyak ikan.

  1. Makanan berantioksidan

Antioksidan membantu mencegah proses oksidasi dari racun-racun. Jadi sebelum racun itu masuk ke dalam hati, terlebih dahulu duhalangi oleh antioksidan. Sumber makanan tersebut adalah di wortel, seledri, apel, pir, jeruk dan buah-buahan bervitamin tinggi lainnya.

  1. Sulfur alami

Sulfur alami terkandung dalam telur, bawang merah, bawang putih, bawang bombay,daun sayuran seperti brokoli, kembang kol, taoge. Makanan ini berfungsi untuk menguatkan hati.

Ditulis oleh: SULISTYORINI

Disarikan dari: http//www.Wikimu.Com/NEWS