Definisi
Leptospirosis adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri Leptospira
berbentuk spiral yang menyerang hewan dan manusia dan dapat hidup di air tawar
selama lebih kurang 1 bulan. Tetapi dalam air laut, selokan dan air kemih yang
tidak diencerkan akan cepat mati.
Penyakit ini masih menjadi masalah kesehatan masyarakat, terutama di daerah
beriklim tropis dan subtropis, dengan curah hujan tinggi (kelembaban),
khususnya di negara berkembang, dimana kesehatan lingkungannya kurang
diperhatikan terutama. pembuangan sampah. International Leptospirosis Society menyatakan Indonesia sebagai negara insiden leptospirosis tinggi dan
peringkat tiga di dunia untuk mortalitas.
Gejala Klinis
Stadium Pertama :
- Demam tinggi, menggigil
- Sakit kepala
- Malaise (Lesu/Lemah)
- Muntah
- Konjungtivitis ( radang mata)
- Rasa nyeri otot betis dan punggung
- Gejala-gejala akan tampak antara 4 s/d 9
- Konjungtivitis tanpa disertai eksudat serous/purulent kemerahan pada mata.
- Rasa nyeri pada otot-otot
Gejala Karakteristik
Stadium kedua :
- Terbentuk antibodi di dalam tubuh penderita
- Gejala yang timbul lebih bervariasi dibandingkan dengan stadium pertama
- Apabila demam dan gejala-gejala lain timbul, kemungkinan akan terjadi meningitis
- Stadium ini terjadi biasanya antara minggu kedua dan keempat
Pencegahannya
Membiasakan diri dengan Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) :
- Menyimpan makanan dan minuman dengan baik agar terhindar dari tikus
- Mencuci tangan, dengan sabun sebelum makan
- Mencuci tangan, kaki serta bagian tubuh lainnya dengan sabun setelah bekerja di sawah/kebun/sampah/tanah/selokan dan tempat-tempat yang tercemar lainnya.
- Melindungi pekerja yang beresiko tinggi terhadap Leptospirosis (petugas kebersihan, petani, petugas pemotong hewan dan lain-lain) dengan menggunakan sepatu bot dan sarung tangan.
- Menjaga kebersihan lingkungan
- Menyediakan dan menutup rapat tempat sampah
- Membersihkan tempat-tempat air dan kolam renang
- Menghindari adanya tikus didalam rumah atau gedung
- Menghindari pencemaran oleh tikus
- Melakukan desinfeksi terhadap tempat-tempat tertentu yang tercemar oleh tikus
- Meningkatkan penangkapan tikus
Cara Penularan
Manusia terinfeksi Leptospirosis melalui kontak dengan air, tanah atau tanaman yang telah dikotori oleh air seni hewan penderita Leptospirosis. Bakteri masuk kedalam tubuh manusia melalui selaput lendir (mukosa) mata, hidung, kulit yang lecet atau makanan yang terkontaminasi oleh urin tikus/hewan terinfeksi Leptospirosis. Masa inkubasi selama 4 s/d 19 hari.
Faktor Resiko
Kontak dengan lingkungan yang tercemar bakteri Leptospirosis, seperti :
-
Banjir
-
Petani
-
Peternak
-
Pekerja Kebun
-
Pekerja Rumah Potong Hewan
-
Pembersih selokan
-
Pekerja Tambang
-
Mencuci/Mandi di Sungai/Danau
-
Menjamah Hewan
Komplikasi
- Pada hati : kekuningan yang terjadi pada hari ke 4 dan ke 6
- Pada Ginjal : Gagal ginjal yang dapat menyebabkan kematian
- Pada Jantung : Berdebar tidak teratur, jantung membengkak dan gagal jantung yang dapat menyebabkan kematian m,endadak.
- Pada Paru-Paru : Batuk darah, nyeri dada, sesak napas
- Perdarahan karena adanya kerusakan pembuluh darah dari saluran pernapasan, saluran pencernaan, ginjal, saluran genitalia, dan mata (konjungtiva).
- Pada Kehamilan : Keguguran, prematur, bayi lahir cacat dan lahir mati
Apa yang harus dilakukan :
Periksa ke Puskesmas atau pelayanan kesehatan terdekat
Sumber: Seksi Pemberantasan Penyakit Menular, Dinas Kesehatan Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta