Pada hari Senin tanggal 16 Oktober 2023 Kabupaten Kulon Progo menerima kunjungan dari tim Joint External Evaluation (JEE) 2023 yang diselenggarakan oleh WHO bersama dengan Kementerian Kesehatan dan Kementerian Pertanian, kunjungan dilakukan untuk meninjau Balai Besar Veteriner Wates sebagai laboratorium rujukan dalam penanganan sampel zoonosis yang dilanjutkan kunjungan ke Kalurahan Purwosari Girimulyo sebagai laboratorium lapangan untuk penanggulangan respons zoonosis dengan pendekatan One Health. Kunjungan ini bermaksud untuk melakukan self assessment pada 19 technical area pelaksanaan One Health yang salah satunya adalah Kabupaten Kulon Progo.
Tim JEE diketuai oleh Dr Karen Sliter bersama 2 anggota yaitu Dr. Praveen Malik dan Dr. Luca Porfiri menyampaikan apresiasi kepada Kabupaten Kulon Progo yang telah mampu melaksanakan konsep One Health dengan komitmen yang luar biasa, apa yang sudah dilakukan untuk terus ditingkatkan dan inovasi untuk lebih memperluas kegiatan dengan konsep One Health begitu yang disampaikan oleh Dr karen Sliter. One Health merupakan sebuah konsep kolaborasi inter disiplin melibatkan sector Kesehatan manusia, Kesehatan hewan dan lingkungan yang saling bekerjasama untuk menghadapi tantangan yang kompleks pada titik pertemuan antara hewan, manusia, dan kesehatan lingkungan termasuk penyakit darurat pandemi, krisis pangan global, dan perubahan iklim.
Kabupaten Kulon Progo menjadi salah satu kabupaten yang sudah menerapkan konsep One Health dalam penanganan kasus terutama penyakit zoonosis. Kasus zoonosis yang ada di Kabupaten Kulon Progo seperti Anthrax, Leptospirosis, Gigitan Hewan Penular Rabies (GHPR) maupun kewaspadaan kasus zoonosis lainnya. Kabupaten Kulon Progo sebagai laboratorium lapangan epidemiologi untuk penanggulangan respons zoonosis dengan pendekatan One Health telah memfasilitasi lebih dari 20 pelatihan investigasi wabah dengan pendekatan One Health seperti yang disampaikan oleh Dr. drg. Baning Rahayujati, M.Kes bahwa Kulon Progo terdapat 2 titik yang biasa digunakan sebagai tempat praktek lapangan dengan 5 lokasi yang masing-masing bertema Anthrax, Rabies maupun Flu burung. (siska_survim)