PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN MELALUI KEMITRAAN BIDANG KESEHATAN DENGAN MITRA POTENSIAL

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN

MELALUI KEMITRAAN BIDANG KESEHATAN DENGAN  MITRA POTENSIAL

 

Rabu, 24 Nopember 2021 telah dilakukan kegiatan Pemberdayaan Masyarakat Bidang Kesehatan melalui Kemitraan dengan Mitra Potensial di Rumah Makan Joglo TP, Pengasih, Kulon Progo. Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Seksi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Kulon Progo, Dewi Ratnawati, S.KM, MPH. Dalam kesempatan disampaikan bahwa dalam masa pandemic Covid-19 dari awal tahun 2020 sampai dengan hari ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Kulon Progo sangat terbantu oleh para relawan , Organisasi Masyarakat serta lintas sektor yang ada di wilayah Kulon Progo  maupun di luar Kulon Progo dalam mengatasi kasus-kasus Covid-19 yang muncul, terutama dalam hal merujuk serta mengantar pasien Covid-19 ke rumah sakit maupun tempat isolasi yang telah disediakan oleh pemerintah daerah setempat. Berharap ini terus berlanjut ke depannya.

Sasaran hari ini yang dihadirkan adalah dari MDMC (Muhammadiyah Disaster management Center Kabupaten Kulon Progo ( 3 orang) , LazizMu Cabang Kabupaten Kulon Progo (3 orang),  LazizNU Cabang Kabupaten Kulon Progo (3 orang), PMI Cabang Kabupaten Kulon Progo (3 orang), JPM (Jajaran Progo Menoreh) yang berada di wilayah pegunungan menoreh (2 orang), PSC (Public Service Center) Cabang Kabupaten Kulon Progo  (3 orang), Kalurahan yang terlibat dalam penanganan Covid -19 terbaik di kabupaten Kulon Progo (2 orang), serta dari  BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Kulon Progo (2 orang).

Dalam kegiatan ini para peserta kegiatan diupgrade pengetahuan seputar informasi tentang :

  • Pemberdayaan masyarakat bidang kesehatan melalui mitra potensial yang disampaikan oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Kulon Progo, Joko Budi Santoso, S.KM, M.Kes ;
  • Situasi Covid-19 dan Sistem Kewaspadaan Dini Kejadian Luar Biasa di Kabupaten Kulon progo yang disampaikan oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Kulon Progo, dr. Rina Nuryati , MPH ;
  • Peran mitra potensial dalam upaya pencegahan, pananggulangan KLB di masa pandemi Covid-19 yang disampaikan oleh dr. Eko Damayanti, MPH

 

Dalam diskusi hari ini yang dipandu oleh dr. Chusnun Hendarto, Kepala Seksi Kesehatan Khusus dan Rujukan Dinas Kesehatan Kabupaten Kulon Progo,  banyak hal yang disampaikan oleh peserta yang hadir , diantaranya tentang pentingnya pelatihan PPGD (Pelatihan Penanggulangan Gawat Darurat) bagi peserta yang hadir hari ini beserta anggotanya di wilayah masing-masing agar ketugasan mereka berjalan dengan baik, karena selama ini mereka tidak punya kompetensi / kemampuan khusus dalam melakukan kegiatan di lapangan. serta pertanggungjawaban terkait risiko kesehatan yang mungkin didapat saat melakukan tugas di lapangan. Semua usulan dan keluhan dari peserta hari ini ditampung dan dicatat sebagai salah satu identifikasi kebutuhan / usulan masyarakat yang akan menjadi dasar dalam perencanaan kegiatan pada tahun-tahun berikutnya yang bisa mengakomodir semua kebutuhan masyarakat yang memang betul-betul dibutuhkan.

Kegiatan hari ini ditutup oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Kulon Progo, drg. Theodola Baning Rahayujati, M. Kes. Dalam kesempatan ini beliau menyampaikan ucapan yang tak terhingga atas jerih payah dan kerjasama dari semua pihak yang hadir saat ini dalam penanggulangan Covid-19 di kabupaten Kulon Progo. Beliau menyampaikan bahwa dalam melaksanakan ketugasan, para relawan seharusnya memang harus memiliki rasa mau / iklhas, kemudian disertai dengan kemampuan (skill) yang harus diperoleh lewat pelatihan terlebih dahulu agar memiliki wewenang dalam melakukan ketugasannya tersebut. Sehingga masyarakat yang dilayani mendapatkan kepuasan yang seharusnya. Disampaikan juga bahwa kegiatan hari ini masih berupa “embrio” yang kedepannya diupayakan bisa betul-betul tertuang dalam sebuah perjanjian hitam di atas putih (PKS) antara berbagai pihak dalam penanganan kasus-kasus kesehatan lainnya juga. Kegiatan hari ini ditutup dengan sesi foto bersama.