Polling       

Jika anda sakit, kemana anda berobat ?

 

   Agenda Kegiatan       

« Dec 2019 »
M S S R K J S
1 2 3 4 5 6 7
8 9 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31 1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11

   Statistik Situs       

Visitors :2738954 Org
Hits : 5568837 hits
Month : 4399 Users
Today : 223 Users
Online : 7 Users

   Login       


Username
Password

Register
Forgot Password

   PROFIL KESEHATAN       

   ADDME-SEO       

Rakerkesda dan Launching PSC 119 KES

Selasa, 30 April 2019 16:23:30 - oleh : Dewi Ratna

Penyerahan Penghargaan Kabupaten dengan 100% Puskesmas Terakreditasi

Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) Kabupaten Kulon Progo Tahun 2019 diselenggarakan di Gedung Binangun Komplek Pemda Kulon Progo pada tanggal 27 Maret 2019. Rapat kerja dengan tema “Sinkronisasi Program Pembangunan Kesehatan Daerah dalam Mewujudkan Universal Health Coverage Melalui Implementasi Program Indonesia Sehat Di Kabupaten Kulon Progo dengan Pendekatan Keluarga dalam rangka Penurunan Stunting” ini bertujuan agar semua pihak baik pemerintah, swasta maupun masyarakat umum dapat bersinergi untuk memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan kesehatan  di Kabupaten Kulon Progo.

Acara sekaligus diselenggarakan bersamaan dengan Launching PSC 119 KES, Penandatanganan MoU Universal Health Coverage (UHC), dan Penyerahan Penghargaan Kabupaten dengan 100% Puskesmas Terakreditasi. Acara dibuka oleh Bupati Kulon Progo yang dirangkai dengan sambutan pengarahan kegiatan. Dalam sambutannya, dr. Hasto menyampaikan bahwa  dalam mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya perlu peran serta semua komponen masyarakat melalui upaya promotive-preventif tanpa mengabaikan kuratif dan rehabilitatif. Hal ini dapat direfleksikan melalui pendekatan akses pelayanan kesehatan dan peningkatan mutu layanan serta tidak terlepas dari peran masyarakat dan lintas sektor terkait. PSC 119 KES merupakan bentuk pelayanan kesehatan kepada masyarakat dalam kegawat-daruratan medis (pra hospital) secara cepat, tepat dan akurat. Apabila terdapat kegawat-daruratan medis seperti kecelakaan, masyarakat dapat mengakses pelayanan ini melalui kontak ke nomor 119. Selanjutnya petugas akan bertindak cepat untuk melakukan pertolongan korban. PSC 119 KES ini telah terintegrasi dengan Kementerian Kesehatan. Dinas Kesehatan termasuk puskesmas didalamnya menjalin jejaring dengan rumah sakit pemerintah dan seluruh rumah sakit swasta di Kabupaten Kulon Progo serta PMI. Tindak lanjut penanganan secara sistem akan dilakukan oleh rumah sakit atau puskesmas terdekat.

Penandatanganan MoU UHC merupakan tonggak pelaksanaan jaminan kesehatan semesta bagi masyarakat Kulon Progo. Seluruh masyarakat Kulon Progo tercover dalam sistem jaminan kesehatan nasional. Selanjutnya dilakukan penyerahan Penghargaan Kabupaten dengan 100% Puskesmas Terakreditasi dari Kementerian Kesehatan yang diwakili oleh Kepala Dinas Kesehatan DIY kepada Bupati Kulon Progo. Seluruh puskesmas di Kabupaten Kulon Progo sudah melakukan manajemen mutu untuk perbaikan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui standar akreditasi Puskesmas.

Acara Inti Rakerkesda dimulai dengan paparan Kepala Dinas Kesehatan DIY tentang Kebijakan Pembangunan Kesehatan di Pemda DIY. drg. Pembayun menyampaikan kondisi pembangunan kesehatan DIY antara lain terkait Indeks Pembangunan Manusia (IPM), kondisi penyakit menular dan tidak menular, kondisi kesehatan ibu, bayi dan balita, hasil Riskesdas 2018, Program Prioritas 2017-2022, dan Cakupan Kesehatan Semesta. Dalam paparannya, drg. Pembayun menegaskan bahwa output Cakupan Kesehatan Semesta atau Universal Health Coverage (UHC) bukan hanya mencakup akses pelayanan   kesehatan yang berkualitas termasuk akses terhadap obat-obatan, vaksin, diagnostik, dan alat kesehatan essensial pada pelayanan  kesehatan primer (primary health care) namun juga pengurangan jumlah orang menderita kesulitan keuangan  untuk kesehatan.

Selanjutnya panel paparan Kepala Dinas Kesehatan tentang Kebijakan Pembangunan Kesehatan di Kabupaten Kulon Progo serta Rencana Aksi percepatan penurunan Stunting dan percepatan penurunan Tuberkulosis melalui implementasi PIS PK. Paparan Kebijakan Pembangunan Kesehatan di Kabupaten Kulon Progo disampaikan oleh dr. Ananta Kogam D.K, M.Kes. dengan materi Visi, Misi Dinas Kesehatan serta target dan capaian pembangunan kesehatan di Kulon Progo. Sedang paparan Rencana Aksi percepatan penurunan Stunting dan percepatan penurunan Tuberkulosis disampaikan oleh drg. Hunik Rimawati, M.Kes dan drg. Th. Baning Rahayujati, M.Kes.

Kirim | Versi Cetak


"Berita" Lainnya

   Sistem Informasi       

   Persuratan       

   GALERY       

   SPGDT - DIY       

   INFO BED RS