Polling       

Jika anda sakit, kemana anda berobat ?

 

   Agenda Kegiatan       

« Dec 2018 »
M S S R K J S
25 26 27 28 29 30 1
2 3 4 5 6 7 8
9 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31 1 2 3 4 5

   Statistik Situs       

Visitors :2083339 Org
Hits : 4632586 hits
Month : 4735 Users
Today : 213 Users
Online : 4 Users

   Login       


Username
Password

Register
Forgot Password

   GALERY       

   SPGDT - DIY       

   INFO BED RS       

   ADDME-SEO       

Posbindu Ceria 1 Kampanyekan Makan Sayur dan Buah

Selasa, 13 Februari 2018 11:24:08 - oleh : admindinkes10

       Guna mengendalikan peningkatan jumlah penderita Penyakit Tidak Menular (PTM) di tengah masyarakat, Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu)‘Ceria 1 di Pedukuhan Sempu, Desa Bumirejo, Kecamatan Lendah mengkampanyekan gerakan makan sayur dan buah. Kampanye tersebut dilakukan dengan menggelar lomba masak berbahan sayuran lokal serta makan sayur dan buah bagi peserta kegiatan Posbindu di Balai Dusun Setempat, pada Minggu (7/1).
       Menurut ketua Posbindu Ceria 1 Karyani SPd, jumlah penderita PTM di Pedukuhan Sempu cukup tinggi. Sebagian besar merupakan penderita hipertensi, diabetes mellitus dan kolesterol. Ditengarai, penyebabnya adalah pola makan yang kurang tepat. Tingkat konsumsi sayur dan buah sangat rendah.
       "Rata-rata masyarakat makan sayur hanya 2-3 porsi sehari. Sebagian besar tidak pernah makan buah. Padahal idealnya per hari lima porsi untuk sayur dan buah. Masyarakat lebih suka makan daging atau telur yang kandungan kolesterolnya tinggi," terang Karyani.
       Oleh karenanya, tutur Karyani, pihaknya bekerja sama dengan Kelompok Wanita Tani (KWT) setempat untuk menggalakkan penanaman sayuran dan buah-buahan di pekarangan warga. Kegiatan itu dimaksudkan agar konsumsi sayur dan buah meningkat sehingga tren peningkatan kasus PTM terkendali.
       Pembina Posbindu di wilayah kerja Puskesmas Lendah I Emi Indrayati SST mengatakan, terdapat dua PTM yang di wilayahnya kasusnya cukup tinggi, yakni hipertensi dan diabetes mellitus (DM). Dalam beberapa tahun terakhir, dua jenis penyakit tersebut selalu masuk 10 besar jumlah kunjungan ke Puskesmas.
       Menurut perawat di Puskesmas Lendah I ini, Posbindu merupakan lembaga yang efektif untuk mendeteksi dan merngendalikan tren PTM secara dini. Bukan hanya hipertensi dan DM saja, namun juga penyakit lain yang diakibatkan oleh pola hidup dan pola makan yang kurang sehat namun belum disadari oleh masyarakat.
       "Selain mengkonsumsi sayur dan buah, langkah preventif terhadap kasus PTM adalah aktivitas fisik selama 30 menit per hari dan pemeriksaan rutin minimal enam bulan sekali. Tiga kegiatan tersebut akan kami kampanyekan secara intensif di semua Posbindu dengan melakukan kegiatan konkret yang melibatkan partisipasi masyarakat dan pihak-pihak terkait," imbuh Emi. (EI)

Kirim | Versi Cetak


"Berita" Lainnya

   Persuratan       

   PROFIL KESEHATAN