Polling       

Jika anda sakit, kemana anda berobat ?

 

   Agenda Kegiatan       

« Apr 2018 »
M S S R K J S
1 2 3 4 5 6 7
8 9 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12

   Statistik Situs       

Visitors :1915443 Org
Hits : 4296501 hits
Month : 4516 Users
Today : 206 Users
Online : 4 Users

   Login       


Username
Password

Register
Forgot Password

   GALERY       

   SPGDT - DIY       

   INFO BED RS       

   ADDME-SEO       

Mengetahui ALS, Penyakit Saraf Penyebab Trend Ice Bucket Challenge

Selasa, 2 September 2014 21:24:32 - oleh : sarjono

 

     Jakarta – Terakhir, nampak suatu trend baru bernama Ice Bucker Challenge. Trend itu dikerjakan bukan sekedar oleh beberapa orang pemula didunia internasional, namun juga banyak dikerjakan oleh tokoh-tokoh dunia serta selebritis. Ice Bucket Challenge adalah tantangan untuk menyiramkan seember air es ke diri sendiri, serta mempunyai tujuan untuk mengkampanyekan kesadaran serta kepedulian bakal penyakit ALS. Lantas apakah penyakit ALS itu?

     ALS adalah kependekan dari Amytrophic Lateral Sclerosis. Penyakit ini menyerang saraf motorik, yakni saraf yang bermanfaat untuk menghantarkan perintah dari otak pada otot supaya seorang dapat menggerakkan tubuhnya, seperti menggerakkan tangan serta kaki dan menelan. ALS berbentuk degeneratif, berarti, pasien makin lama bakal kehilangan kekuatan untuk menggerakkan badannya hingga pada akhirnya keseluruhan lumpuh.

     Pasien bakal alami kesusahan jalan, menulis, bicara, hingga pada akhirnya tak dapat berdiri atau bergerak sekalipun, lemas, serta bahkan juga alami kesusahan menelan. Serta walau manfaat anggota badan makin alami penurunan, kekuatan memikirkan pasien tetap masih normal. Hingga perihal ini pula yang lalu kerapkali bikin frustasi sang pasien. Penyakit ALS ini dapat punya potensi mengakibatkan kematian. Gea Pandhita, seseorang dokter spesialis saraf di RS Islam Pondok Kopi, menyampaikan pada Kompas bahwa pemicu paling utama kematian disebabkan ALS yaitu lantaran pasien alami tersedak, lantas tak dapat bernafas, atau yang di kenal dengan pneumonia masukan. ALS berlangsung lantaran aspek genetis atau keturunan.

     Berarti, pasien memanglah sesungguhnya sudah mempunyai gen ALS ini mulai sejak lahir. Penyakit ini rata-rata mulai nampak pada umur 40 hingga 50 tahun, dengan sebagian besar pasien yaitu lelaki. Baca juga Informasi Kesehatan : Ini Pemicu Umum Hidung Mimisan Rutinitas Memangku Laptop Jelek Untuk Kesehatan ALS juga di kenal dengan nama Lhou Gehrig. Jumlah pasien penyekit kelainan ini diprediksikan mempunyai prevelansi kurang dari 2 orang per 100. 000 masyarakat per tahun. Di Amerika Serikat, jumlah pasien penyakit ini meraih 5. 000 orang per tahun. Penyakit ini memanglah tak dapat diobati. Obat yang ada sekarang ini cuma dapat menangani gejalanya saja. Akan tetapi, perlakuan awal dapat perpanjang harapan hidup si pasien. Satu diantara tokoh dunia yang berjuang hadapi ALS hingga sekarang ini yaitu pakar fisikawan Stephen Hawking

Kirim | Versi Cetak


"Selintas Info Penyakit" Lainnya

   Persuratan       

   PROFIL KESEHATAN