Polling       

Jika anda sakit, kemana anda berobat ?

 

   Agenda Kegiatan       

« Aug 2019 »
M S S R K J S
28 29 30 31 1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31
1 2 3 4 5 6 7

   Statistik Situs       

Visitors :2485175 Org
Hits : 5193261 hits
Month : 3705 Users
Today : 658 Users
Online : 9 Users

   Login       


Username
Password

Register
Forgot Password

   PROFIL KESEHATAN       

   ADDME-SEO       

Inovasi Mata Hati di Puskesmas Panjatan II

Kamis, 21 Maret 2019 13:22:42 - oleh : Taviv

SISTEM TERPADU UNTUK MENGOPTIMALKAN

TATALAKSANA PEMANTAUAN IBU HAMIL

UPTD PUSKESMAS PANJATAN II

 

Oleh: dr Rayung Defilani

Tim ANC Terpadu SAHABAT

 

Latar Belakang

Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) merupakan salah satu indikator pembangunan kesehatan dalam RPJMN 2015-2019 dan SDGs. AKI adalah jumlah kematian ibu selama masa kehamilan, persalinan dan nifas yang disebabkan oleh kehamilan, persalinan, dan nifas atau pengelolaannya tetapi bukan karena sebab-sebab lain seperti kecelakaan atau terjatuh di setiap 100.000 kelahiran hidup

Persentase tertinggi kematian ibu di Kabupaten Kulon Progo pada tahun 2017 terjadi di wilayah kerja UPTD Puskesmas Panjatan II sejumlah 66,7% (2 dari 3 kasus). Kasus kematian ibu di UPTD Puskesmas Panjatan II terjadi karena sistem pemantauan yang belum optimal. Oleh karena itu, perlu dikembangkan suatu upaya yang komprehensif sehingga pemantauan dan tatalaksana ibu hamil dapat lebih optimal yang kami sebut dengan MATA HATI.

 

Tujuan

Mengoptimalkan tatalaksana pemantauan ibu hamil di UPTD Puskesmas Panjatan II.

 

Kelas Ibu dan Keluarga (Pendekar Wayang)

Materi MATA HATI

MATA HATI merupakan inovasi kami dalam mendorong kemandirian untuk hidup sehat dan kewaspadaan dini ibu hamil dan bayi berisiko pada individu, keluarga, kelompok kader kesehatan dan masyarakat diseluruh wilayah kerjanya dengan prinsip keterpaduan dan berkesinambungan pada kegiatan UKM dan UKP secara lintas program dan lintas sektor. MATA HATI memerlukan alat pendukung yang memiliki cakupan luas namun mudah diakses. Kegiatan MATA HATI memanfaatkan teknologi tepat guna yaitu melalui aplikasi e-MataHatiKU.

Tim MATA HATI terdiri dari dokter umum, dokter gigi, bidan, perawat, perawat gigi, nutrisionis, epidemiolog, sanitarian, pranata laboratorium, apoteker, penyuluh kesehatan masyarakat dan rekam medis. Dokter umum menjadi team leader dalam pelaksanaan kegiatan Tim MATA HATI dengan memberikan pelayanan secara holistik dan komprehensif pada ibu hamil, keluarga dan komunitas serta berkolaborasi dengan lintas program dan lintas sektor.

 

Strategi pelaksanaan inovasi MATA HATI menggunakan indikator berikut :


1. ANC TERPADU

a. Menggunakan checklist ANC terpadu dan pemberian stiker MATA HATI

b. Pemantauan laporan kohort ibu hamil

2. Kader Pokjamping

Pemantauan pelaporan dan pengisian buku Pokjamping CANTIK

3. Keluarga ibu hamil

Pemantauan pengisian buku pantau PENDEKAR WAYANG

4. Lintas Sektor

a. Kontak MATA HATI melalui rapat koordinasi, telpon, pesan (WA)

b. Kunjungan dengan tokoh masyarakat ke rumah ibu hamil yang berisiko dan tidak mau ANC Terpadu

5. Aplikasi e-MataHatiKU

Sistem pelaporan dan pemantauan pelayanan ibu hamil, bersalin, nifas dan bayi baru lahir.

Hasil kegiatan

Hasil Kegiatan tim MATA HATI adalah sebagai berikut:

 

Kesimpulan

Inovasi Mata Hati mengoptimalkan tatalaksana pemantauan ibu hamil sebagai berikut:

  1. Peran Petugas : meningkatkan kunjungan ANC Terpadu
  2. Peran Kader : Kader mudah mengenali dan memantau kondisi ibu hamil.
  3. Peran Keluarga : dukungan dan kepedulian keluarga terhadap ibu hamil terpantau
  4. Peran Linsek : Koordinasi permasalahan ibu hamil berisiko menjadi cepat, jaringan Lintas sektor meluas hingga ke pedukuhan
  5. Sistem Pelaporan : Pemantauan ibu hamil, bersalin, nifas dan bayi baru lahir

Kirim | Versi Cetak


"Artikel" Lainnya

   Sistem Informasi       

   Persuratan       

   GALERY       

   SPGDT - DIY       

   INFO BED RS