Polling       

Jika anda sakit, kemana anda berobat ?

 

   Agenda Kegiatan       

« May 2019 »
M S S R K J S
28 29 30 1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31 1
2 3 4 5 6 7 8

   Statistik Situs       

Visitors :2341644 Org
Hits : 4999221 hits
Month : 4160 Users
Today : 271 Users
Online : 9 Users

   Login       


Username
Password

Register
Forgot Password

   PROFIL KESEHATAN       

   ADDME-SEO       

Mencegah Keracunan Makanan (Bagian II)

Minggu, 24 Februari 2019 12:43:41 - oleh : admindinkes10

Keracunan Pangan adalah seseorang yang menderita sakit dengan gejala dan tanda keracunan yang disebabkan mengonsumsi pangan yang diduga mengandung cemaran biologis (mikroorganisme) atau kimia. Jika terdapat dua orang atau lebih yang menderita sakit dengan gejala yang sama atau hampir sama setelah mengonsumsi pangan, dan pangan tersebut terbukti sebagai sumber keracunan, maka disebut Kejadian Luar Biasa Keracunan Pangan (KLB Keracunan Pangan).

PENYEBAB DAN PENCEGAHAN KERACUNAN PANGAN:

Proses Penanganan Pangan Penyebab Keracunan Pangan:

  • Menyiapkan pangan jauh sebelum waktu konsumsi
  • Memasak pangan secara tidak sempurna atau kurang matang
  • Memanaskan kembali pangan secara tidak sempurna
  • Melelehkan (defrosting) pangan beku secara tidak tepat
  • Menyimpan pangan secara tidak tepat
  • Menyiapkan pangan dalam jumlah banyak tanpa hati-hati: Pada saat memasak Pangan tidak dimasak sempurna karena kapasitas alat masak yang tidak memadai. Pada saat mendinginkan Pangan masak disimpan hingga siap disajikan dengan cara yang tidak tepat, yaitu dibiarkan pada suhu ruang hingga beberapa lama karena kapasitas alat pendingin tidak mencukupi, atau didinginkan pada suhu ruang dalam wadah yang cukup besar dan dalam sehingga pendinginan pada suhu ruang belangsung cukup lama. Pada saat menyimpan Penyimpanan pangan siap konsumsi tidak dilakukan dengan baik karena kapasitas alat yang kurang memadai.

 

Pencegahan Keracunan Pangan :

  • Siapkan pangan menjelang waktu konsumsi
  • Segera konsumsi pangan yang telah matang dan siap disajikan, jangan biarkan terlalu lama dalam suhu kamar
  • Jika tidak segera dikonsumsi, simpan pangan dalam lemari pendingin
  • Masak pangan dengan sempurna hingga matang
  • Panaskan kembali pangan secara sempurna dan jangan panaskan kembali dengan menggunakan alat penghangat pangan
  • Lelehkan pangan beku secara tepat: Letakkkan pada bagian bawah lemari pendingin, atau dengan air bersih yang mengalir, atau dengan menggunakan microwave dan segera diolah/dikonsumsi.
  • Simpan pangan secara tepat: dalam wadah bersih, kering dan terlindung dari cahaya matahari. Jaga pangan panas tetap panas, pangan dingin tetap dingin dan pangan beku tetap beku. Pastikan penyiapan pangan tetap memperhatikan praktek keamananpangan, meskipun disiapkan dalam jumlah banyak.

 

 

 

 

 

 

 

Kirim | Versi Cetak


"Artikel" Lainnya

   Sistem Informasi       

   Persuratan       

   GALERY       

   SPGDT - DIY       

   INFO BED RS