12 Puskesmas Kabupaten Malaka Adakan Magang Akreditasi ke Kulon Progo


   Polling       

Jika anda sakit, kemana anda berobat ?

 

   Agenda Kegiatan       

« Aug 2018 »
M S S R K J S
29 30 31 1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31 1
2 3 4 5 6 7 8

   Statistik Situs       

Visitors :1993622 Org
Hits : 4453599 hits
Month : 4921 Users
Today : 443 Users
Online : 9 Users

   Login       


Username
Password

Register
Forgot Password

   GALERY       

   SPGDT - DIY       

   INFO BED RS       

   ADDME-SEO       

12 Puskesmas Kabupaten Malaka Adakan Magang Akreditasi ke Kulon Progo

Senin, 4 Juni 2018 09:44:54 - oleh : Dewi Ratna

Foto bersama peserta Magang Akreditasi setelah acara pembukaan di Joglo Bupati Kulon Progo

      Meskipun 4 puskesmas di Kabupaten Malaka telah berhasil lulus akreditasi pada Tahun 2017, namun Dinas Kesehatan Kabupaten Malaka masih melakukan Kaji Banding Akreditasi di Kabupaten Kulon Progo. Hal ini merupakan satu rangkaian kegiatan dari Grand Design dan Kerangka Kerja 2016-2020 yang disepakati bersama antara Pemerintah Kabupaten Malaka, PKMK FK UGM Yogyakarta, dan Pemerintah Kabupaten Kulon Progo dalam Program Performance Management and Leadership. Dua belas puskesmas dengan kapasitas yang berbeda dari gelombang sebelumnya perlu strategi dan pendekatan yang harus dipertajam agar dapat terakreditasi. Melalui magang ini, ke-12 puskesmas dapat langsung belajar dan konsultasi untuk melengkapi dan menyempurnakan semua persyaratan akreditasi. Dr. Sutjipto, SKM., M.Kes., Konsultan dari PKMK UGM Yogyakarta dalam sambutan penerimaan peserta kaji banding Kelompok I di Joglo Bupati Kulon Progo, 22 Mei 2018, menyatakan optimis "Dengan strategi yang benar, 12 Puskesmas Kabupaten Malaka ini, akan dapat memperoleh akreditasi Utama pada Tahun 2018".
      Peserta magang dibagi dalam 2 kelompok dengan anggota masing-masing dari unsur Dinas Kesehatan Malaka, unsur puskesmas, dan Tim Pakar. Kelompok I dilaksanakan tanggal 21-25 Mei 2018 terdiri dari 6 puskesmas yaitu Puskesmas Tunabesi dan Uabau dengan lokasi kaji banding Puskesmas Lendah II, Puskesmas Fahiluka dan Kaputu ke Puskesmas Girimulyo II serta Puskesmas Weliman dan Tafuli ke Puskesmas Samigaluh I. Kelompok II menyusul kemudian pada tanggal 4-8 Juni 2018.
     Magang Kelompok I ditutup dengan pemaparan Rencana Tindak Lanjut oleh masing-masing perwakilan lokasi puskesmas dipandu oleh dr. Ananta Kogam Dwikorawan, M.Kes. RTL pelaksanaan kaji banding antara lain perlunya Workshop Audit Internal dan Rapat Tinjauan Manajemen serta Workshop Keselamatan Pasien dan PPI. Selain itu penetapan indikator mutu serta upaya perbaikan mutu dan kinerja, bagaimana sosialisasinya dan bagaimana monev lintas program yang akan dilaksanakan, serta bagaimana komunikasi antar unit akan dilakukan. Tidak kalah penting bagaimana perbaikan tata graha yang akan dilaksanakan. Drg. Hunik Rimawati, M.Kes., selaku pendamping menambahkan bahwa program magang ini, agar disepakati bersama apakah sebagai program magang atau kaji banding. Apabila sebagai kaji banding dapat digunakan sebagai proses akreditasi dengan dilengkapi KAK, instrumen, analisis, dan RTL yang lebih spesifik. Drg. Hunik juga menambahkan agar melengkapi temuan yang sudah disusun dan mengkolaborasikan RTL dari 3 kelompok untuk memperoleh hasil yang lebih sempurna. Dr. Sutjipto menyetujui bahwa magang yang dilaksanakan merupakan program kaji banding dengan perlu ditambahnya laporan sebagai kelengkapan dokumen. Pemahaman Audit Internal dan RTM perlu dilaksanakan melalui workshop dengan materi dan sekaligus simulasi, perlunya memperkuat Tim Mutu serta pentingnya komitmen dari seluruh karyawan yang ada di puskesmas.
     Sebelum acara penutupan, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kulon Progo, dr. Bambang Haryatno, M.Kes. menegaskan agar melibatkan seluruh karyawan dalam proses akreditasi. "Malaka pasti bisa", Kulon Progo hanya tau lebih awal. Kulon Progo membuka diri untuk dapat membantu Malaka apabila masih ada kekurangan, termasuk untuk mengoreksi dokumen yang disusun. Dr. Bambang mengharapkan adanya pemerataan pelayanan kesehatan, dalam artian pelayanan kesehatan yang dilakukan di Malaka sama dengan pelayanan yang dilakukan di Kulon Progo. Drg. Paskalia Frida Fahik, Kepala Dinas Kesehatan Malaka menyambut baik dan siap untuk menindaklanjuti atas masukan-masukan yang disampaikan. Banyak hal yang masih harus dikerjakan oleh Malaka dan pendampingan dari Propinsi NTT serta Kulon Progo sebagai Sister sangat diharapkan.

--Sukses Malaka, sukses kita semua--

 

Kirim | Versi Cetak


"Berita" Lainnya

   Persuratan       

   PROFIL KESEHATAN