Polling       

Jika anda sakit, kemana anda berobat ?

 

   Agenda Kegiatan       

« Oct 2018 »
M S S R K J S
30 1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31 1 2 3
4 5 6 7 8 9 10

   Statistik Situs       

Visitors :2055709 Org
Hits : 4557029 hits
Month : 4927 Users
Today : 321 Users
Online : 4 Users

   Login       


Username
Password

Register
Forgot Password

   GALERY       

   SPGDT - DIY       

   INFO BED RS       

   ADDME-SEO       

Ribuan Anak Lakukan Sikat Gigi Massal di Kecamatan Temon

Senin, 21 Maret 2016 06:22:16 - oleh : admindinkes10

 

       Dengan suasana gembira anak-anak Sekolah Dasar melakukan sikat gigi massal yang diadakan di SD Negeri Temon . Sebanyak 1.026 siswa dari 10 SD di wilayah Kecamatan Temon melakukan sikat gigi massal , Jumat (18/03).
       Acara yang digagas oleh Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) ini untuk membiasakan diri menyikat gigi secara benar. Dalam laporan penyelenggara yang dibacakan oleh drg. Hendra Suwarna menyatakan bahwa pada acara Hari Kesehatan Mulut dan Gigi Sedunia atau World Oral Health Day (WOHD) yang jatuh pada tanggal 20 Maret ini akan melibatkan 150 Cabang PDGI se Indonesia yang masing-masing Cabang akan melibatkan 1000 siswa, dengan demikian secara nasional akan melibatkan setidaknya 150 ribu siswa dan akan dicatat dalam Guiness Book or Record.
       Dalam keterangannya Dokter Gigi Fungsional Puskesmas Temon I, drg Tuty Purwanti mengatakan kegiatan ini dilakukan bertepatan dengan peringatan Hari Kesehatan Mulut dan Gigi Sedunia atau World Oral Health Day (WOHD), diharapkan melalui sikat gigi berlanjut dalam keseharian di rumah.
       Selain menggalakkan program 21 hari sikat gigi pagi dan malam, PDGI Cabang Kulon Progo juga mengajari anak-anak cara menyikat gigi di sejumlah SD setiap empat bulan sekali.
       Dalam kegiatan ini, PDGI juga melakukan pemeriksaan kepada 40 siswa yang dipilih secara acak. Kondisi gigi mereka menjadi gambaran para dokter mengenai kesehatan gigi dan mulut anak-anak. Menurutnya, kesehatan gigi dan mulut sangat penting. Menyikat secara benar bisa mencegah penyakit yang mungkin timbul.
       Bupati Kulon Progo dr. H. Hasto Wardoyo, Sp. OG (K) yang hadir memberikan sambutan saat itu mengatakan, karies gigi dan gigi berlubang dialami anak-anak cukup banyak. Hal itu menjadi perhatiannya agar sejak dini dimulai membiasakan sikat gigi secara benar. "Penyakit ikutan dari sakit gigi bisa infeksi sampai penyakit jantung. Yang hamil pengaruhnya bisa pecah ketuban," terangnya.
Untuk itulah anak-ana harus bisa menjaga kesehatan mulut dan gigi. Jangan anggap sepele, dan membiarkan karies gigi sampai gigi berlubang. (TvS)

Kirim | Versi Cetak


"Berita" Lainnya

   Persuratan       

   PROFIL KESEHATAN