Polling       

Jika anda sakit, kemana anda berobat ?

 

   Agenda Kegiatan       

« Aug 2014 »
M S S R K J S
27 28 29 30 31 1 2
3 4 5 6 7 8 9
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31 1 2 3 4 5 6

   Statistik Situs       

Visitors :455390 Org
Hits : 1078632 hits
Month : 3946 Users
Today : 253 Users
Online : 11 Users

   Login       


Username
Password

Register
Forgot Password

   SMS CENTER       


   Cuaca Yogya       

   Video Kemenkes       

   ADDME-SEO       

Monyetpun Ikut Menyambut Kunjungan Terakhir Tim Monev SIP

Selasa, 2 Juli 2013 09:20:22 - oleh : admindinkes10

Oleh: Sugiyanti, SKM.

Tak terasa 20 posyandu telah kami kunjungi dalam rangka monitoring dan evaluasi (Monev) penerapan Sistem Informasi Posyandu (SIP) di Kabupaten Kulon Progo, dan hari  ini adalah kunjungan terakhir kami di posyandu. Posyandu yang kami kunjungi adalah Posyandu Kenongo yang terletak di Dusun Kalingiwo, Desa Pendoworejo, Kecamatan Girimulyo. Dusun Kalingiwo merupakan salah satu dusun terisolir di Kabupaten Kulon Progo sehingga untuk sampai ke lokasi  kami harus berjalan kaki sekitar 21 menit karena mobil tidak bisa menjangkau lokasi. Perjalanan kami dipandu oleh salah satu petugas Promkes Puskesmas Girimulyo I, ‘Mbak Rina’ begitu kami biasa memanggil beliau. Dengan penuh kesabaran Mbak Rina mengendarai motor memandu di depan mobil Tim Monev. Sesekali Mbak Rina berhenti memastikan mobil kami bisa melewati setiap tikungan yang agak menanjak.

Sekitar 30 menit perjalanan kami akhirnya sampai juga.  Nyali kami sempat ciut ketika melihat ada mobil yang terpaksa harus didorong di tikungan yang tajam. Alhamdulillah… berkat semangat tolong menolong warga sekitar akhirnya mobil berhasil didorong ke atas. Perjalanan kami teruskan dengan berjalan kaki. Melihat jalan yang licin dan naik turun akhirnya saya harus melepas sepatu dan memakai sandal jepit karena takut terpeleset. Nyanyian monyet bersahutan menyanyi seakan-akan ikut menyambut kedatangan kami. Rasa haus mulai terasa ketika mendengar gemericik air dari sungai yang tampak jernih penuh bebatuan. Di atas sungai tampak dua buah jembatan, satu buah jembatan kecil dan satu buah lagi jembatan yang agak lebar yang baru saja dibangun oleh PNPM Mandiri Pedesaan.

Alhamdulillah dengan dibangunnya jembatan baru ini Dusun Kalingiwo tampak tidak terisolir lagi karena akses keluar masuk dusun akan lebih mudah. Jalan dari jembatan sampai ke posyandupun sekarang sudah agak lebar berkat perjuangan warga masyarakat menebang tebing gunung untuk memperlebar jalan. Akhirnya perjalanan kami sampai juga di Posyandu Kenongo yang bertempat di rumah Bapak Dukuh Kalingiwo. Rasa lelah, letih,haus hilang semua ketika melihat anak-anak balita yang tumbuh dengan sehat dan ibu hamil yang dengan penuh kesabaran datang ke posyandu. Sejenak kami beramah tamah dengan pengunjung posyandu, kader posyandu, bapak dukuh dan teman-teman dari Puskesmas Girimulyo I.

Pengunjung posyandu melewati langkah demi langkah dalam lima langkah kegiatan posyandu yaitu pendaftaran, penimbangan, pencatatan, penyuluhan dan langkah terakhir adalah pemberian PMT penyuluhan. Sambil menunggu semua anak mendapat PMT ibu kader memandu menyanyikan lagu aku anak sehat,kemudian setelah selesai satu persatu anak dipandu untuk cuci tangan dengan air dan sabun sebelum makan. Setelah selesai mencuci tangan, ibu kader memandu anak-anak untuk berdoa sebelum makan. Sekilas saya termenung menyaksikan aktivitas bu kader dan anak-anak sembari dalam hati saya berdoa “ Ya Alloh semoga anak-anak ini dapat tumbuh sehat, pintar dan bertaqwa dan ini menjadi amal ibadah bagi para kader yang dengan tulus dan ikhlas berjuang demi tunas-tunas bangsa ini”, Amien…

Ketika pengunjung (balita & bumil) menikmati menu PMT penyuluhan kami menggali informasi dengan cara observasi, wawancara dan melihat dokumen yang ada. Sistem Informasi posyandu  yang terdiri dari enam buku telah terisi dengan lengkap dan sesuai dengan petunjuk yang ada. Setelah selesai melihat form SIP kami melihat buku kas sambil sesekali berdecak kagum melihat buku kas yang terdokumentasikan dengan rapi sejak tahun 2008 hingga sekarang. Di tengah jaminan kesehatan yang mudah diperoleh oleh setiap warga Kulon Progo, kearifan lokal dana sehat masih terpupuk. Dana sehat digalang dari setiap KK baik yang punya balita maupun tidak. Mereka setiap selapan sekali mengumpulkan seribu rupiah pada pengurus. Dana sehat ini dipergunakan untuk menyumbang ibu yang sedang bersalin (Rp.100.000,-), warga yang dirawat inap (Rp.50.000,-), santunan bagi warga yang meninggal (Rp. 50.000,-) dan membantu PMT penyuluhan di posyandu.Selain penggalangan dana sehat swadaya masyarakat untuk menghidupkan posyandu adalah dengan iur orang tua balita seribu rupiah setiap bulan dan orang tua balita membawa empon-empon ketika posyandu dan setelah empon-empon terkumpul lalu dijual ke pasar dan hasilnya untuk menambah PMT penyuluhan di posyandu.

Cakupan D/S nyapun cukup tinggi yaitu 92 %, ini artinya kesadaran masyarakat untuk memantau tumbuh kembang balita cukup tinggi. Hal ini juga berkat keterpaduan Paud, BKB,SDIDTK di Posyandu yang dilakukan di Dusun Kalingiwo.Ketika hari buka posyandu,lokasi Paud jadi satu dengan lokasi posyandu, sehingga setiap anak akan dipantau tumbuh kembangnya di posyandu, mendapatkan pendidikan dan stimulasi perkembangan di Paud. Alangkah indahnya jika setiap posyandu di Kabupaten Kulon Progo seperti ini…

Oh iya…kami ke posyandu juga membawa bantuan untuk ibu hamil dari PMI Cabang Kulon Progo berupa popok, handuk dan selimut bayi.  walaupun sedikit semoga bantuan ini dapat bermanfaat.

Dipenghujung acara kami menyampaikan hasil monev pada Bapak Dukuh dan Ibu Kader. Intinya kami Tim Monev SIP sangat puas dengan hasil penerapan SIP dan pelaksanaan posyandu di Dusun Kalingiwo. Akhirnya kami minta pamit karena harus meneruskan tugas kami di kantor.

"Salam dan Jaya Posyandu  Kulon Progo."

 

Kirim | Versi Cetak


"Kisah dan Cerita" Lainnya