Polling       

Jika anda sakit, kemana anda berobat ?

 

   Agenda Kegiatan       

« Sep 2014 »
M S S R K J S
31 1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11

   Statistik Situs       

Visitors :461685 Org
Hits : 1093879 hits
Month : 4101 Users
Today : 308 Users
Online : 14 Users

   Login       


Username
Password

Register
Forgot Password

   SMS CENTER       


   Cuaca Yogya       

   Video Kemenkes       

   ADDME-SEO       

Seputar Info Tentang Jaminan Kesehatan

Rabu, 17 April 2013 10:10:12 - oleh : admindinkes10

Dalam rangka memberikan perlindungan kesehatan dan meningkatkan akses pelayanan kesehatan, pemerintah mengembangkan berbagai program  jaminan kesehatan.

 

I. Jaminan Kesehatan Masyarakat (JAMKESMAS)

PESERTA JAMKESMAS
1.    Peserta yang memiliki kartu :
Peserta JAMKESMAS bersumber dari data terpadu Tim Nasional Penanggulangan dan Pengentasan Kemiskinan (TNP2K) Pemerintah Pusat, di Kabupaten Kulon Progo pada tahun 2013 sebanyak 232.514 jiwa.

2.    Peserta yang tidak memiliki kartu, terdiri dari :

  • Gelandangan, pengemis, anak dan orang terlantar serta masyarakat miskin penghuni panti sosial.
  • Masyarakat miskin penghuni lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan.
  • Peserta Program Keluarga Harapan (PKH).
  • Bagi bayi dan anak yang lahir dari kedua orang tua atau salah satu orang  tuanya peserta Jamkesmas, maka otomatis menjadi peserta jamkesmas dan berhak mendapatkan hak kepesertaan.
  • Korban bencana pasca tanggap darurat.
  • Sasaran yang dijamin oleh Jaminan Persalinan yaitu: ibu hamil, ibu bersalin/ibu nifas dan bayi baru lahir.
  • Penderita Thalassaemia Mayor.
  • Penderita Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI).


PROSEDUR PELAYANAN JAMKESMAS

  1. Pelayanan kesehatan dasar di puskesmas dan jaringannya. Peserta harus menunjukkan kartu JAMKESMAS atau surat keterangan/ rekomendasi Dinas Sosial setempat atau kartu PKH bagi peserta PKH yang belum memiliki kartu JAMKESMAS.
  2. Pelayanan Tingkat Lanjut di Rumah Sakit. Peserta membawa surat rujukan dari puskesmas dan jaringannya disertai kartu peserta JAMKESMAS atau surat keterangan/rekomendasi Dinas Sosial atau kartu PKH yang ditunjukkan sejak awal sebelum mendapatkan pelayanan kesehatan, kecuali pada kasus gawat darurat (emergency).


Pada  kasus gawat darurat, jika memerlukan rawat inap dan identitas kepesertaannya belum lengkap, maka yang bersangkutan diberi waktu 2 x 24 jam hari kerja untuk melengkapinya atau status kepesertaannya dapat merujuk pada data base kepesertaan yang dilengkapi oleh petugas PT ASKES Persero.

JENIS PELAYANAN JAMKESMAS
1. Di Puskesmas dan Jaringannya

  • Rawat Jalan Tingkat Pertama (RJTP) :
  • Rawat Inap Tingkat Pertama (RITP) :
  • Persalinan normal yang dilakukan di Puskesmas non-perawatan/bidan di desa/Polindes/dirumah pasien/praktek bidan swasta yang telah menjalin kerja sama.
  • Pelayanan gawat darurat (emergency).


2. Pelayanan kesehatan di Rumah Sakit dan Balai Kesehatan Mata Masyarakat (BKMM)/ Balai Besar Kesehatan Paru Masyarakat (BBKPM)/Balai Pelayanan Pengobatan Penyakit Paru (BP4) / Balai Kesehatan Indra Masyarakat (BKIM).

  • Rawat Jalan Tingkat Lanjutan (RJTL)
  • Rawat Inap Tingkat Lanjutan (RITL)
  • Pelayanan gawat darurat (emergency) kriteria gawat darurat


PELAYANAN KESEHATAN YANG TIDAK DIJAMIN

  1. Pelayanan yang tidak sesuai prosedur dan ketentuan
  2. Bahan, alat dan tindakan yang bertujuan untuk kosmetika
  3. General check up
  4. Prothesis gigi tiruan.
  5. Pengobatan alternatif (antara lain akupunktur, pengobatan tradisional) dan pengobatan lain yang belum terbukti secara ilmiah
  6. Rangkaian pemeriksaan, pengobatan dan tindakan dalam upaya mendapat keturunan, termasuk bayi tabung dan pengobatan impotensi.
  7. Pelayanan kesehatan pada masa tanggap darurat bencana alam.
  8. Pelayanan kesehatan yang diberikan pada kegiatan bakti sosial


II.Jaminan Persalinan (JAMPERSAL)

Jampersal adalah jaminan pembiayaan untuk pemeriksaan kehamilan, pertolongan persalinan, pemeriksaan nifas, termasuk pelayanan KB setelah persalinan dan pemeriksaan bayi baru lahir yang biayanya dijamin oleh pemerintah.
SASARAN  JAMPERSAL
Ibu Hamil; Ibu Bersalin; Ibu Nifas  (s.d 42 hari pasca melahirkan); Bayi baru lahir (0-28 hari).

PROSEDUR PELAYANAN JAMPERSAL
Untuk mendapatkan pelayanan jampersal, cukup dengan menunjukkan kartu identitas diri. Layanan diberikan di puskesmas, pustu, poskesdes, BPS, RS pemerintah atau RS swasta yang bekerja sama dengan dinas kesehatan.

RUANG LINGKUP  PELAYANAN JAMPERSAL
I.    Pelayanan persalinan tingkat dasar
II.    Pelayanan persalinan tingkat lanjutan

PAKET MANFAAT JAMPERSAL :

1. Pemeriksaan kehamilan (ANC) yang dibiayai oleh program ini mengacu pada buku  Pedoman KIA, dimana selama hamil, ibu hamil diperiksa sebanyak 4 kali disertai konseling KB.

2. Penatalaksanaan Persalinan :

  • Persalinan per vaginam
  • Persalinan per abdominam
  • Penatalaksanaan Komplikasi Persalinan
  • Penatalaksanaan bayi baru lahir


3. Pelayanan nifas (Post Natal Care)

  • Tatalaksana pelayanan: Pelayanan ibu nifas dan bayi baru lahir dilaksanakan 4 kali
  • Pelayanan KB pasca persalinan

 

III. Jaminan Kesehatan Sosial (JAMKESOS)

Peserta Jamkesos adalah masyarakat miskin yang tidak tercakup dalam kepesertaan jamkesmas.

Program JAMKESOS :

  1. Jamkesos PBI (Penerima Bantuan Iuran) : ditujukan bagi masyarakat miskin yang belum tercover di dalam Jamkesmas.
  2. Jamkesos COB (Coordination of Benefit) : Sistem jaminan kesehatan sosial yang pengelolaannya secara bersama dan terkoordinasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten-kota meliputi paket manfaat, kepesertaan, penyelenggaraan dan administrasi. Prioritas bagi masyarakat miskin dan menderita katastropik (sakit berbiaya mahal).
  3. Jamkesos Mandiri : ditujukan bagi masyarakat mampu dan sehat.


Pelayanan kesehatan yang dijamin :
1. Di Puskesmas dan Jaringannya

  • Rawat Jalan Tingkat Pertama (RJTP) :
  • Rawat Inap Tingkat Pertama (RITP) :
  • Persalinan normal yang dilakukan di Puskesmas non-perawatan/bidan di desa/Polindes/dirumah pasien/praktek bidan swasta yang telah menjalin kerja sama.
  • Pelayanan gawat darurat (emergency).

2. Pelayanan kesehatan di Rumah Sakit dan Balai Kesehatan Mata Masyarakat (BKMM)/ Balai Besar Kesehatan Paru Masyarakat (BBKPM)/Balai Pelayanan Pengobatan Penyakit Paru (BP4) / Balai Kesehatan Indra Masyarakat (BKIM).

  • Rawat Jalan Tingkat Lanjutan (RJTL)
  • Rawat Inap Tingkat Lanjutan (RITL)
  • Pelayanan gawat darurat (emergency) kriteria gawat darurat


CAKUPAN PESERTA JAMINAN KESEHATAN 2013

JENIS KEPESERTAAN Jumlah %
ASKES  SOSIAL (PNS, TNI, POLRI) 45.349 9.64
JAMSOSTEK 3.013 0.64
JAMKESMAS 232.514 49.45
JAMKESOS (MASKIN  & KADER) 60.475 12.86
JAMKESOS MASALAH SOSIAL 3.939 0.84
JAMKESDA (COB) 124.899 26.56
Jumlah Penduduk Kulon Progo 470.189 100.00

IV. Jaminan Kesehatan Daerah (JAMKESDA)

Peserta Jamkesda :
Penduduk Kabupaten Kulon Progo yang belum memiliki jaminan kesehatan apapun.

PERSYARATAN MENJADI PESERTA JAMKESDA

  1. Penduduk yang memiliki kartu KTP tetap/KK wilayah Kulon Progo.
  2. Tidak mengikuti program Jaminan Pemeliharaan Kesehatan lainnya dari pemerintah, swasta, atau asuransi pribadi.


PPK (Pemberi Pelayanan Kesehatan )

  1. Puskesmas se Kabupaten Kulon Progo dan jaringannya.
  2. Pelayanan kesehatan Pemerintah/swasta yang kerjasama dengan UPTD Jamkesda

 Rawat jalan

  1. Menunjukan Kartu Jamkesda/identitas peserta (KTP/KK)
  2. Surat rujukan dari Pusk. bila ke RSUD (Wajib kecuali gawat darurat

Rawat inap

  1. Fotokopy kartu identitas
  2. Fotokopy KTP bagi peserta yang sudah berusia 17 th
  3. Fotokopy kartu keluarga
  4. Surat Jaminan dari UPTD
  5. Rujukan dari Puskesmas

BESAR  JAMINAN
Peserta Jamkesda mendapat Jaminan Kesehatan maksimal sebesar  5 Juta /orang/ tahun
  

Informasi lebih lanjut :


DINAS KESEHATAN KABUPATEN KULON PROGO
Jl. Suparman No. 1 Wates, Kulon Progo
Telp. (0274)773011, Fax.(0274)774783
Website : http://www.dinkes.kulonprogokab.go.id

e-mail:dinkes@kulonprogokab.go.id,

SMS Center: 087738502171
Kode Pos 55611

Kirim | Versi Cetak


"Artikel" Lainnya