Polling       

Jika anda sakit, kemana anda berobat ?

 

   Agenda Kegiatan       

« Jul 2014 »
M S S R K J S
29 30 1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31 1 2
3 4 5 6 7 8 9

   Statistik Situs       

Visitors :416738 Org
Hits : 1007416 hits
Month : 3784 Users
Today : 213 Users
Online : 10 Users

   Login       


Username
Password

Register
Forgot Password

   SMS CENTER       


   Cuaca Yogya       

   Video Kemenkes       

   ADDME-SEO       

Gigi Sehat Generasi Cerdas

Rabu, 17 Oktober 2012 20:19:25 - oleh : admindinkes10

 

Dr Hunik Rimawati, M.Kes Memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 48 Panitia HKN Kabupaten Kulon Progo pada tanggal 16 dan 17 Oktober 2012 mengadakan kegiatan bakti sosial pemeriksaan gigi kepada  siswa kelas 1 sampai dengan kelas 6 sebanyak 300 anak di SD Karangharjo dan SD Tegalharjo Desa Banjarharjo Kecamatan Kalibawang. Kegiatan ini dilaksanakan oleh  Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) cabang Kulon Progo, Persatuan Perawat Gigi Indonesia (PPGI) cabang Kulon Progo bekerjasama dengan CSR Cobra Dental Yogyakarta.

Menurut ketua panitia HKN drg. Hunik Rimawati, M.Kes, kegiatan ini salah satu tujuannya adalah untuk mengetahui secara dini kerusakan gigi sehingga tindakan yang diperlukan dapat diambil dengan tepat dan cepat. Selain itu hasil dari pemeriksaan ini bisa digunakan sebagai database kesehatan gigi anak sekolah di Puskesmas Kalibawang.

Rangkaian pelayanan yang diberikan antara lain penyuluhan tentang kesehatan gigi, pemeriksaan gigi, praktek gosok gigi bersama dan pelaksanaan tindakan medis yang diperlukan bagi anak yang memiliki masalah yang dilayani satu unit dental mobile  pelayanan gigi milik Cobra Dental.

Sebagai bahan motivasi kepada masing-masing siswa diberikan seperangkat alat gosok gigi dan kartu monitoring jadwal sikat gigi harian.

Setelah kegiatan ini diharapkan kebiasaan menggosok gigi dengan benar sesudah makan dan sebelum tidur akan menjadi perilaku yang akan di bawa kelak sampai dewasa. Dengan kebiasan ini maka resiko carries gigi atau gigi berlubang pada siswa akan berkurang sehingga konsentrasi belajar tidak terganggu  dan tingkat ketidakhadiran menurun. Dengan hal tersebut diharapkan akan tercetak generasi yang cerdas (Yd).

Kirim | Versi Cetak


"Berita" Lainnya